Sabtu, 23 Maret 2019

Saham, Forex dan Cryptocurrency (bitcoin) BERBEDA.





3 Perbedaan Saham, Forex dan Cryptocurrency (Bitcoin).
1. Pengertian
Pengertian saham secara sederhana adalah alat bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Artinya, jika punya saham maka otomatis menjadi pemilik perusahaan tersebut. hak yang dapat diperoleh pemegang saham adalah berhak hadir dalam RUPS dan mendapat dividen.
Cryptocurrency adalah mata uang digital yang dibuat menggunakan konsep kriptografi. Salah satu jenis cryptocurrency yang paling banyak dikenal dan diminati saat ini adalah bitcoin. Kehadiran cryptocurrency di dunia tidak terlepas dari sistem yang bernama blockchain. Blockchain merupakan buku besar yang mencatat setiap aktivitas transaksi dalam sebuah sistem.
Forex atau foreign exchange dapat diartikan sebagai pertukaran antara dua mata uang dari negara yang berbeda . Forex dalam bahasa Indonesia memiliki istilah Pasar Valas atau Valuta Asing. Perdagangan forex terjadi karena adanya kebutuhan mata uang asing dari masyakarat untuk kebutuhan liburan ke luar negeri, membeli barang-barang dari luar negeri, kegiatan usaha dan sebagainya.

2. Barang yang diperdagangkan
Dalam saham, produk yang diperdagangkan adalah surat berharga bukti suatu kepemilikan atas sebuah perusahaan. Saham adalah bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan. Sedangkan dalam Forex produk yang diperdagangkan adalah kontrak harga mata uang sebuah negara dengan mata uang negara lainnya, misalnya membeli USD, JPY, EUR dan mata uang asing lainnya. Perolehan keuntungan dari saham ada dua jenis, yaitu capital gain dan dividen, sedangkan perolehan keuntungan forex hanya melalui capital gain atau selisih harga saat beli dengan harga saham saat jual. Dividen adalah pembagian laba per lembar saham yang dibagikan oleh perusahaan penerbit saham. Barang yang diperdagangkan dalam cryptocurrency adalah mata uang digital. Di Indonesia cryptocurrency yang bisa diperdagangkan harus berbasis distributed ledger technology dan berbentuk aset kripto utility (utility crypto) atau kripto beragun aset (crypto backed asset).

3. Segi resiko
Berbicara mengenai resiko saham, forex dan bitcoin sangat debatable. Bagi yang mahir trading forex dan bitcoin pasti akan mengatakan bahwa resiko forex dan bitcoin lebih kecil ketimbang saham. Namun berdasarkan fluktuasi harga harian resiko saham jauh lebih kecil daripada forex dan bitcoin. Fluktuasi harian harga saham tidak terlalu tajam karena dibatasi dengan auto rejection bawah. Auto rejection bawah merupakan penolakan secara otomatis oleh sistem perdagangan saham yang melampaui batasan harga atau jumlah yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia. Batasan Auto Rejection menurut BEI :

Rentang Harga
Batas Atas
Batas Bawah
> Rp. 50
-
-
Rp. 50-200
35%
35%
Rp. 200-5.000
25%
25%
>Rp. 5.000
20%
20%

Oleh karena adanya pengehentian perdagangan saham suatu perusahaan jika penurunan harganya melewati batasan auto rejection bawah maka tidak mungkin terjadi kebangkrutan dalam sehari seperti di forex atau bitcoin. Dalam sehari, penurunan maksimal pada saham ada batasnya.
Fluktuasi harga di forex dan bitcoin relatif lebih tajam dari saham. pada forex dan bitcoin ada kemungkinan uang yang kita investasikan habis dalam semalam (terkena margin call). Pada forex dan bitcoin tidak memiliki auto rejection atau batas penurunan harga maksimal dalam sehari. Harga pada forex dan bitcoin bisa naik sampai ratusan poin dan turun sampai ratusan poin pula. Dilihat dari segi legalitas, cryptocurrency saat ini sudah sebagai komoditas dan bisa diperdagangkan di bursa berjangka melalui peraturan No. 5/2019 tentang ketentuan teknis penyelenggaraan pasa fisik aset kripto di bursa berjangka, namun bitcoin cs oleh Bank Indonesia tetap tidak diakui sebagai alat pembayaran yang saha diseluruh Indonesia
Jangan salah langkah yaa guys, apapun jenis investasinya harus dipelajari terlebih dahulu jangan sampai membeli kucing dalam karung. Jangan biarkan kita menjadi salah satu dari korban INVESTASI BODONG.

2 komentar

silakan masukan komentar untuk memperkaya konten blog dan masukan kepada penulis
EmoticonEmoticon