Mengapa Tabungan
saja tidak cukup?
Masyakarat Indonesia memiliki kebiasaan menyimpan uang
di tabungan atau deposito di Bank. Masyarakat masih memandang menabung atau
deposito akan menerima bunga. Pandangan tersebut, tidak sepenuhnya salah namun perlu
dipertegas “walaupun menerima bunga,
nilai uang kita tetap menyusut”. Tanpa kita sadari orang yang menabung
bukannya untung tapi buntung. Penyebabnya tidak lain tidak bukan karena ada si “INFLASI”.
Generasi 90an pasti merasakan bisa membeli semangkuk bakso
dengan uang 5 ribu, beli nasi kuning sampai kenyang dengan uang 2 ribu dan beli
milkshake yang keren pada masanya “Pop Ice Idolaku” dengan uang 1 ribu-2ribu.
Namun sekarang semua barang tersebut terus-menurus mengalami kenaikan harga,
bahkan hingga dua kali lipat kenaikannya. Pada saat ini, harga semangkuk bakso
minimal 8-10 ribu, harga nasi kuning minimal 4-5 ribu (itupun hanya dapat
secuil hehe), dan satu bungkus/gelas pop ice sekarang dijual dengan harga 5-8
ribu rupiah.
Fenomena kenaikan harga tersebut disebabkan oleh
inflasi. Inflasi akan mengurangi nilai uang yang kita miliki. Secara nominal
memang tidak berubah, tetapi nilai uang turun. Misal dalam contoh semangkuk
bakso tersebut. jika kita memiliki uang 2 ribu di tahun 2000 kita masih bisa
membeli semangkuk bakso besar ditambah dengan telur. Tapi jika kita memiliki
uang 5 ribu di tahun 2019, kita cuma mendapatkan semangkok kuah bakso ditambah
dua bakso kecil.
Perlukah kita
menyimpan uang di tabungan?
Pada dasarnya uang kita di tabungan memang terlihat
bertambah karena bunga bank. Namun bunga tabungan tersebut sebenarnya jauh
lebih kecil dari inflasi. Di tahun 2013-2018 rata-rata bunga Bank adalah 4,5
sedangkan rata-rata inflasi dari 2013-2018 tercatat 4,9. Jadi uang di tabungan
sebenarnya mengalami penurunan nilai karena tingkat inflasi lebih besar
ketimbang bunga tabungan kita. Apalagi jika kita tambah biaya bulanan yang
dikenakan oleh pihak Bank maka semakin buntunglah kita.
Perlu menyimpan uang di tabungan tapi tidak untuk
dapat bunga. Tabungan diperlukan untuk antisipasi kebutuhan yang tidak bisa
ditunda, misalnya uang berobat, ban motor pecah, dan kebutuhan mendadak karena
tuntutan kerja, seperti baju, celana, rok, high heels, make up, dll (anak fresh
graduate atau anak “PR” pasti ngalamin ni). Fungsi tabungan secara sederhana
dapat diartikan untuk jaga-jaga pengeluaran mendadak dan bukan meningkatkan
nilai uang kita. Oleh karena itu tabungan saja tidak cukup untuk melawan
inflasi!
Bagaimana Melawan
Inflasi?
Inflasi dapat dilawan dengan berinvestasi.
Berinvestasi membuat nilai uang bertambah dan pertambahan nilai uang dari hasil
invstasi tersebut dapat mengalahkan inflasi. Ada banyak pilihan instrumen
investasi, seperti emas, properti, reksadana, obligasi, dan saham serta valuta
asing. Investasi wajib dilakukan intuk mengalahkan inflasi. Don’t let Inflation eats your money.

1 komentar
Paddy Power Casino in Park, NSW - MapyRO
Paddy Power 인천광역 출장안마 Casino, located in Pachinchong, has 20 restaurants in the area. Casino has been open since 1966, and 광양 출장마사지 is open for 충주 출장안마 business 경기도 출장마사지 for 16 광양 출장안마 months.
silakan masukan komentar untuk memperkaya konten blog dan masukan kepada penulis
EmoticonEmoticon