Seseorang sebelum
memutuskan untuk bernvestasi apapun baik real asset atau financial asset. Hal yang
wajib dilakukan adalah bertanya satu pertanyaan WAJIB kedalam dirinya, yaitu “Mengapa perlu berinvestasi?”. Hal ini wajib
dilakukan untuk mencari dan menemukan tujuan yang ingin kita capai dan tuju.
Jika kita berinvestasi hanya karena ikut-ikutan atau untuk gaya-gayaan maka
sudah sebaiknya hentikan investasi yang telah dilakukan. Kemudian mulai
bertanya pada diri sendiri “Mengapa
perlu investasi”.
Sebenarnya setiap orang
memiliki alasan yang berbeda-beda dalam hal berinvestasi, tapi menurut saya ada
(3) tiga alasan dasar mengapa kita harus berinvestasi. (3) Tiga alasan
tersebut, yaitu: melawan inflasi, hari tua, dan berbagi.
Melawan Inflasi
Inflasi merupakan suatu
proses menurunnya nilai mata uang atau dengan kata lain proses meningkatnya
harga-harga secara umum dan terus menerus. Inflasi akan menyebabkan nilai mata
uang kita semakin menurun, misalnya dulu ketika tahun 2004 saat penulis masih
SD harga indomie masih sekitar 800-1000 rupiah per bungkus, sekarang di tahun
2019 harga Indomie sudah sekitar 2.500. Kenaikan harga secara kontinu atau
penuran mata uang inilah yang disebut inflasi. Dulu dengan uang 2. 500 Rupiah
sudah bisa membeli 3 bungkus indomie, maka sekarang hanya mendapatkan satu
bungkus indomie. Oleh karena itu kita perlu menjaga nilai mata uang kita,
caranya ya tidak lain tidak bukan dengan investasi.
Hari Tua
Bagi seseorang karyawan
atau pekerja, hari tua merupakan masa dimana kita tidak memiliki income aktif. Akan tetapi, peneluaran
tetap berjalan. Misalnya jika pensiun pada umur 55 dan baru meninggal di umur
75, maka 20 tahun yang harus kita lalui
tanpa memiliki penghasilan aktif, tetapi pengeluaran terus berjalan. Andaikata per bulan biasanya
menghabiskan 10 juta maka tinggal dikalikan 12 bulan lalu kali 20 tahun dan
jumlahnya adalah Rp. 2.400.000.000 (dua
miliar empat ratus juta rupiah). Wow cukup besar bukan, dan itu merupakan
uang yang harus disiapkan ketika hari tua jika tidak ingin menjadi beban untuk
anak-anak kita nanti.
Apakah dengan menerima
pensiun setiap bulannya atau dalam bentuk tabungan dana pensiun yang
lainnya dari perusahaan tempat kita
bekerja, kita sudah merasa aman?
Jawabannya adalah dana
yang kita terima tersebut jauh di bawah angka kecukupan biaya hidup
sehari-hari. Jadi sangat naif jika beranggapan hari tua sudah aman hanya karena
memiliki dana pensiun.
Perlu diingat juga
bahwa di hari tua kemungkinkan besar akan muncul masalah kesehatan yang kita
tahu memerlukan biaya tidak tidak sedikit. Walaupun saat ini kesehatan sudah di
coverage oleh adanya BPJS akan tetapi
tidak semua penyakit dapat ditanggung oleh BPJS.
Berbagi
Dengan melakukan
investasi maka kita akan mendaptakan imbal hasil. Imbal hasil atau simpelnya
keuntungan yang kita dapatkan ini dapat kita bagikan kepada saudara-saudara
kita yang membutuhkan. Aktivitas berbagi menurut penulis dapat memberikan suatu
kebahagiaan tersendiri. Menghabiskan akhir pekan atau tahun dengan kegiatan
berbagi di panti asuhan atau jompo bagi penulis jauh lebih berharga daripada
menghidupkan kembang api atau ikut dugem2 hehehe.
Ketiga alasan di atas
menurut penulis merupakan alasan fundamental mengapa kita perlu melakukan investasi.
Melawan inflasi, untuk hari tua dan terakhir berbagi.
Jika teman-teman punya
alasan lain mengapa perlu melakukan investasi bisa menuliskan di kolom
komentar. Terima kasih.

silakan masukan komentar untuk memperkaya konten blog dan masukan kepada penulis
EmoticonEmoticon